UTS Devi Prativi


    UPAYA-UPAYA YANG HARUS DILAKUKAN        OLEH MASYARAKAT DAN MAHASISWA         UNTUK MELESTARIKAN BAHASA                                        INDONESIA



Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Berbicara Dialektif
denganDosen Pengampu : Syaiful Abid, M.Pd.



                   DISUSUN OLEH :


           DEVI PRATIVI NPM : 2019023



PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA ( STKIP-PGRI) LUBUKLINGGAU

                                2020







                  KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini dapat selesai dengan tepat waktu. Rasa terimakasih kami ucapkan kepada Dosen Pengampu Bapak Syaiful Abid, M.Pd yang selalu memberikan dukungan serta bimbingannya sehingga makalah ini dapat disusun dengan baik.
Terima kasih juga kami ucapkan pada teman-teman yang telah berkontribusi dan dapat meluangkan waktunya untuk menyelesaikan makalah ini dengan sebagaimana mestinya. Kami berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan para pembaca dan dapat bermanfaat bagi kita semua. Namun terlepas dari hal itu, kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, sehingga kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi terciptanya makalah yang lebih baik lagi.



Lubuklinggau, 05 April 2020


Penulis







DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang 1
Rumusan Masalah 1
Tujuan pembahasan 1
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian Bahasa 2
Fungsi Bahasa 2
Sebagai Bahasa Nasional 3
BAB III PENUTUP
Kesimpulan 8
Saran 8
DAFTRA PUSTAKA









                               BAB 1
                       PENDAHULUAN


Latar Belakang

    Di Era Globalisasi modern ini, salah satu gaya bahasa digrandungi oleh anak-anak muda di Indonesia adalah bahasa gaul atau alay. Baik penggunaan dalam dunia maya. Untuk itu diperlukakan adanya suatu penyuluhan yang optimal terhadap kondisi bahasa Indonesia saat ini, agar masyarakat Indonesia tahu apa yang harus dilakukannya sekarang dan waktu yang akan datang. Tidak hanya bahasa alay, setiap bentuk bahasa yang terdapat penyimpangan di dalamnya harus segera di tinggalkan. Untuk dapat meninggalkan bahasa gaul mayarakat maupun mahasiswa perlu menganalisis dampak dari penggunaan bahasa gaul tersebut.

Rumusan Masalah

Apa yang dimaksud dengan bahasa?
Apa saja dampak positif dan negatif bahasa gaul atau alay?
Jelaskan apa yang dimaksud dengan bahasa yang baik dan benar?
Jelaskan apa saja fungsi bahasa indonesia?


Tujuan Pembahasan

1.Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan bahasa
2.Untuk mengetahui adanya dampak positif dan negatif bahasa gaul
3.Agar kita tau bagaimana bahasa yang baik dan bagaimana bahasa yang benar
4.Untuk mengetahui apa saja fungsi dalam bahasa indonesia









                           BAB II
                    PEMBAHASAN 
Pengertian Bahasa
Bahasa adalah alat komunikasi  itulah yng menyebabkan negara Indonesia memerlukan satu bahasa untuk mempersatukan banyak daerah , suku, agama, ras, dan agama yang berada di Indonesia. Bahasa Indonesia secara resmi diumumkan sebagai bahasa nasional negara Indonesia pada tanggal 28 oktober 1928. Pada saat itu seluruh pemuda dari berbagai daerah di Indonesia tersebut dikenal sebagai sumpah pemuda. Sebagai generasi muda Indonesia sudah sewajibnya kita harus mempertahankan bahasa persatuan negara Indonesia.
             Namun seiring perkembangan zaman ke zaman khususnya di negara Indonesia semakin terlihat pengaruh yang berikan oleh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia dalam penggunaan bahasa gaul oleh masyarakat luas menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa pada saat sekarang dan masa yang akan datang. Dewasa ini, masyarakat sudah banyak yang memakai bahasa gaul dan parahnya lagi generasi muda inilah yang banyak memakai bahasa gaul dari pada pemakaian bahasa Indonesia. Untuk menghindari pemakaian gaul yang sangat luas di masyarakat, seharusnya menanamkan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia.

     B. Fungsi Bahasa
Fungsi bahasa menurut Abidin, dkk ( 2010 : 3 ) menjelaskan bahwa funsi utamabahasaadalahsebagai media komunikasi, tetapi selaim sebagai media komunikasi bahasajugamemilikifungsilaiyaitu:
      1Fungsiekspresif
          Bahasa dapat digunakan untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan pengalaman.
      2Fungsiestetis
            Bahasa sebagai media yang indah untuk menyampaikan pesan. Fungsi estetisini biasanyadwujudkandalambentukkaryasastra
      3Fungsiinformatif
             Artinya bahasa dapat digunakan untuk mnginformasikan ssuatu kpada orang lain
      4.Alat fungsional  Artinya bahasa dapat dijadikan sbagai alat untuk mncapai tujuan trtntu

    C. Sebagai Bahasa Nasional
Perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa diantaranya sebagai berikut :
1. Ekstensi Bahasa Indonesia Terancam Terpinggirkan Oleh Bahasa Gaul
     Berbahasa sangat erat  kaitanya dengan budaya sebuah generasi. Kalau generasi negeri ini kian tenggelam dalam pudarnya bahasa Indonesia yang lebih dalam, memanggul bebanya sebagai bahasa nasional dan identitas bangsa. Dalam kondisi demikian, di perlukan pembinaan dan pemupukan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak mengikuti pembusukan itu. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahsa gaul dan hal ini di perparahlagi dengan generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul. Bahkan generasi muda inilah yang paling banyak  menggunakan dan menciptakanbahasagauldimasyarakat.
2.MenurunyaDerajatBahasaIndonesia
      karena bahasa gaul yang begitu mudah untuk digunakan berkomunikasi dan hanya oleh tertentu yang mengerti arti dari bahasa gaul, maka remaja lebih memilih untuk menggunakan bahasa gaul sebagai bahasa sehari-hari. Sehingga bahasa Indonesia semakin pudar bahkan dianggap kuno dimata remajadanjuga menyebabkan turunya derajat bahasa Indonesia.
3.MenybabkanPunahnyaBahasaIndonesia
      penggunaan bahasa gaul yang semakin marak di kalangan remaja merupakan sinyal ancaman yang sangat serius terhadap bahasa Indonesia dan pertanda semakin buruknya kemampuan berbahasa generasi muda zaman sekarang. Sehingga tidak dapat di pungkuri suatu saat bahasa Indonesia bisa hilang karena tergeser oleh bahasa gaul di masa yang akan datang.
       4.pengertianBahasaGaul.
          Bahasa gaul atau bahasa proklem yang khas di Indonesia dan jarang dijumpai di negara –negara lain kecuali di komunitas-komunitas Indonesia. Bahasa gaul di jadikan sebagai bahasa dalampergaulan anak remaja. Istilah ini muncul pada tahun 1980. Pada saat itu ia dikenal sebagai bahasanya para anak jalanan disebabkan arti kata proklem dalam pergaulan sebagai preman. Namun seiring bertambahnya waktu bahasa prokem yang tadinya hanya dipakai para preman atau anak jalanan sebagai bahasa rahasia  beraih fungsi menjadi bahasa gaul.

       5.DampakPositifdanNegatiBahasaGaulDampakpositif
           Dampak positif dengan digunakanya bahasa gaul adalah remaja menjadi lebih kreatif. Terlepas dari menggangu atau tidaknya bahasa gaul ini, tidak ada salahnya kita menikmati tiap perubahan atau inovasi bahasayang muncul. Asalkan di pakai pada situasi yang tepat, mediayangtepatdankomunikanyangtepatjuga.Dampaknegative
   1.Penggunaan bahasa gaul dapat mempersulit penggunanya untuk berbahasa Indonesia dengan baik  dan benar. Padahal di sekolah atau tempat kerja, kita diharuskan untuk selalu menggunakan bahasa yang baik . Bahasa gaul tidak masuk ke dalm tatanan bahasa akademis. Begitu juga di kantor, laporan yang kita buat tidak di perkenankan menggunakan bahasa gaul. Jadi, ketika situasi kita dalam situasi  yang formal jangan menggunakan bahasa gaul sebagai komunikasi.
 2. Bahasa gaul dapat mengganggu siapapun yang membaca dan mendengar kata-kata yang termaksud di   dalamnya. Karena, tidak semua orang mengerti akan maksud dari kata-kata gaul  tersebut. Terlebih lagi dalam bentuktulisan, sangat memusingkan dan memerlukan waktuyanglebihbanyakuntukmemahaminya.
 3. Bahasa gaul dapat mempersulit penggunanya dalam berkomunikasi dengan orang lain dalamacaraformal.Misalnyaketikasedangpresentasididepankelas.
 4.Bahasa gaul dapat menyulitkan orang lain yang mendengar kata-kata termasud gaul untuk mengertimaksudariapayangdibicarakannya.
5.Bagi masyarakat lain yang merasa terganggu dengan bahasa gaul, menganggap bahasa gaul sangat sulit di pahami dengan demikian juga penulisan dengan huruf gaul sangat menyulitkan bagibeberapaoranguntukmembacanya.
       3. Langkah-langkah Pencegahan dan Penanggulangan Melestarikan Bahasa Indonesia   .
a.MenjadikanLembagaPendidikanSebagaiBasisPembinaanBahasa
    Bahasa baku sebagai simbol masyarakat akademis dapat dijadikan sarana pembinaan bahasa yang dilakukan oleh parapendidik. Para pakar kebahasaan misalnya keraf memberikan batasan bahasa   Indonesia baku merupakan ragam bahasa yang digunakan dalam dunia pendidikan berupa buku   pelajaran, buku-buku ilmiah, dalam pertemuan resmi, administrasi negara, perundang-undangan , dan wacana teknis yang harus digunakan sesuai dengan kaidah bahasa yang meliputi kaidah fonologis,     morfologis, sintaksis, kewacanaan, dan semantis
b.PerlunyaPemahamanTerhadapBahasaIndonesiaYangBaikdanBenar
    Bahasa yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku.  Misalnya , Dalam situasi santai dan akrab, seperti di warung kopi, pasar, di tempat arisan , dan di lapangan sepak bola hendaknya di gunakan bahasa Indonesia yang tidak terlalu terikat pada patokan. Dalam situasi formal seperti kuliah, seminar, dan pidato kenegaraan hendaklah digunakan bahasa  Indonesia yang resmi dan formal yang selalu memprhatikannormabahasa.Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan aturan atau kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Kaidah bahasa itu meliputi kaidah ejaan, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan paragraph, dan kaidah penataan penalaran. Jika kaidah ejaan dugunakan dengan cermat , kaidah pembentukan kata di taati secara konsisten, pemakaian bahasa kurang ditaati, pemakain  bahasa tersebut di anggap tidak benaratautidakbaku.
c.DiperlukanyaAdanyaUndang-UndangKebahasaan
   Dengan adanya undang-undang penggunaan bahasa diharapkan masyarakat Indonesia mampu menaati kaidahnya agar agar tidak mencintai bahasa gaul di negeri sendiri. Sebagai contohnyata, banyak orang asing yang belajar bahasa Indonesia merasa bingung saat mereka berbicaralangsung dengan orang Indonesia asli, karena bahasa yang mereka pakai adalah formal, sedangkan  kebanyakan orang Indonesia berbicara dengan bahasa informal dan gaul
d.PeranVariasiBahasadanPenggunaanya
    Variasi bahasa terjadi akibat adanya keberagaman penutur dalam wilayah yang sangat luas.
    Penggunan variasi bahasa harus disesuaikan dengan tempatnya (diglosia), yaitu antara bahasaresmiataubahasatidakresmi.
   -Variasi bahasa tinggi (resmi) digunakan dalam situasi resmi seperti, pidato kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan , khotbah, surat menyurat resmi, dan buku pelajaran. Variasi bahasatinggiharusdipelajarimelaluipendidikanformaldisekolah-sekolah.
   -Variasi bahasa rendah digunakan dalam situasi yang tidak formal, seperti di rumah, di warung,di jalan, dalam surat-surat pribadi dan catatan untuk dirinya sendiri. Variasi bahasa inidipelajarisecara langsung dalam masyarakat umum, dan tidak pernah dalam pendidikan formal.
e.MenjunjungTinggiBahasaIndonesiadiNegeriSendiri
     Sebenarnya apabila kita mendalami bahasa nasional dan bahasa negara, maka bahasa Indonesia merupakan bahasa pertama dan utama di negara republik Indonesia. Bahasa daerah yangberada dalam wilayah republik bertugas sebagai penunjang bahasa nasional, sumber bahasa pengembangan   bahasa nasional, dan bahasa pengantar pembantu pada tingkat permulaan di sekolah dasar di daerah  tertentu untuk memperlancar pengajaran bahasa Indonesia dan mata pelajaran bahasa indonsia dan mata pelajaran lain.
       6.Langkah-LangkahPenanggulanganMenggunakanBahasaGaul
   a. Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas di masyarakat pada masa depan,perlu adanya usaha pada saat ini menanamkan dan menumbuh kembangkan pemahamandankecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasanasional.Paraorangtua,guru dan pemerintah sangat di tuntut kinerja mereka dalam menanamkandanmenumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan anak-anak Indonesia terhadapbahasaIndonesia.Dengandemikian, pemakain bahasa Indonesia secara baik dan benar padasaatinidanpadasaatmasadepandapatmeningkat.
b.Perlu adanya tindakan nyata dari semua pihak yang peduli terhadap eksitensi bahasa Indonesiayang  merupakan bahasa nasioanal, bahasa persatuan dan bahasa pengantar dalam duniapendidikan.
c.Menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para generasi penerus bangsa ini, bahasa Indonesia sebagai bahsa nasional harus di utamakan penggunanya. Dengan demikian, mereka lebih mengutamakanpenggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar dari pada bahasa gaul. Penyadaran ini dapat dilakukan oleh para orang tua di rumah kepada anak-anak mereka. Dapat pula dilakukan oleh para guru kepada para siswa mereka. Selain itu, pihak pemerintah dapatbertindaksecarabijak dalam menyadarkan masyarakat untuk mengutamakan penggunaan bahasaIndonesiadinegarakita.
d. Menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri generasi bangsa dan juga masyarakatluas untukmemperkukuh bangsa Indonesia dengan penggunaan bahasa Indonesia. Sebagaimanakita ketahui, bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang dapat kita gunakanuntukmerekatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dengan menanamkan semangat,masyarakatIndonesia akan lebih mengutamkan bahasa Indonesia dari pada menggunakanbahasagaul.Cara menanamkanya dapat dilakukan di rumah, sekolah dan di masyarakat.
e.Pemerintah Indonesia harus menekankan penggunaan bahasa dalam film-film produksi indonsia. Baik film layar lebar maupun sinetron. Dengan penggunaan bahasa Indonesia secarabenarolehparpelaku dalam film Indonesia secara benar oleh para pelaku dalam fil nasionalyangdiperankanactordan aktris idola masyarakat, masyarakat luas juga akan menggunakanbahasaIndonesiasepertiparaidolamereka.
f.Meningkatkan pengajaran bahasa Indonesia dan di perguruan tinggi. Para siswa dan mahasiswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia dalam bentuk dialog dan monolog pada kegiatan bermai drama, dan bentuk diskusi kelompok, penulisan artikel dan makalahdanjugadalambentukpenulisan sastra seperti cerita pendek dan puisi. Dengan praktik-praktikberbahasaIndonesiamerekadanjuga dapat membiasakan mereka berbahasa Indonesia secarabaikdanbenar.
g.Upaya untuk membina sikap positif terhadap bahasa Indonesia di lakukan dengan jalur kepemimpinan. Pembinaan bahasa Indonesia dilakukan melalui jalur media massa karena jangkauanyasangatluas.Kemudian, jalur kepemimpinan dapat pula dilakukan sebagai salah satualternativemembinasikap positif terhadap bahasa Indonesia karena pemimpin merupakan panutan masyarakat.
Adapun upaya-upaya yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa untuk terus melestarikan bahasaIndonesia :
1.Kita dapat memperlaus wawasan ilmu pengetahuan mengenai sejarah perkembangan bahasa dengan mencari sumber-sumber ilmu pengetahuan di perpustakaan, internet, dan bertanyakepada orangyang mengerti tentang ilmu bahasa Indonesia dengan begitu kit adapt memahami,mengertidan mendalami makna sejarah terbentukmya bahasa Indonesia. Dengan kitamengertisejarahbahasa.Indonesia kita bisa lebih menghargai penggunaan bahasa Indonesiayangbaikdanbenar.
2.Kitadapatmeningkatkanminatmembaca rajin membaca adalah cara paling sukses yang dapat dilakukanseseorangagartersebutdapatmenjadi cerdasdan pintar untuk mengetahui segala macaminformasidenganmudah.
3.Dalam berbicara dan menulis menggunakan aturan bahsa Indonesia yang baik dan benar.
4.Memperkenalka bahas indonsia yang benar kepada dunia internasioanl agar bahasa Indonesiadapat menyamai kedudukan bahasa asing di luar negeri, seperti bahasa jepang, bahasainggris,bahasajerman,dan lain-lain. Cara yang dapat dilakukan untuk memperkenalkan bahasaIndonesiakedunia internasional yaitu mengikuti acara-acara internasional tentang pameranbudayadanbahasaIndonesia,menulisberbagaimacaminformasidengamenggunakanbahasabakudanaturanpenulisandidalamilmubahasaIndonesia. Di berbagai mediasosialsepertiblog.
5. Mengikuti acara perlombaan, seminar dan pelatihan mengenai bidang ilmu bahasa
6.Mengikutiforum-forumpenulisandalambidangbahasaIndonesia
7.Mengikuti organisasi-organisasi bahasa indonesia






                              BAB III
                           PENUTUP
Kesimpulan
Jika kebaradaan bahasa gaul memang sangat mnggangu eksetensi bahasa indonsia. Namun disisi lain kita tidak bisa menceganhya apalagi di kalangan anak-anak dan remaja karna perkembangan psikologis keduanya menuntut mereka agar diakui di masyarakat dan salah satunya dengan mengikuti tren bahasa gaul itu sendiri. Oleh karna itu perkembangan bahasa gaul tidak dapat dicegah tetapi dapat diminimalisir jika kita kembali menungkatkan eksetensi bahasa indonsia itu sendiri.

Saran
Dari simpulan di atas, penulis merumuskan saran sebagai berikut :
1.Hendaknya lebih diadakan pemahaman yang lebih baik kepada anak-anak dan rmaja.
2.Mulailah dari diri sendiri untuk membudidayakan bahasa indonsia, dan meningkatkan kembali eksetensinya.












                    DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Yunus,dkk. (2010). Kemampuan Berbahasa Indonesia di Perguruan
Tinggi. Bandung: CV. Maulana Media Grafika.

Kencono, Djoko (1982).Pengantar Lingustik Umum. Jakarta: Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Keraf, Gorys. 1984. Tatabahasa Indonesia. Flores: Nusa Indah.






Komentar